Tugas Berat Pengganti Novanto

      No Comments on Tugas Berat Pengganti Novanto

Eddy Soeparno, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) berharap agar DPR segera menunjuk pemimpin baru untuk menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Selain itu Eddy juga berharap bahwa pengganti Setnov nantinya dapat mengembalikan citra DPR di mata masyarakat serta mempunyai wawasan yang mengutamakan integritas.

 

Dalam acara diskusi Daksa Forum dengan tema Siapa Pantas Mengisi Kursi Ketua DPR di Jakarta Selatan, Eddy mengatakan bahwa merealisasikan hal itu memang sangat sulit. Butuh proses dan waktu untuk mengembalikan citra DPR. Dibutuhkan pula rumusan dan gagasan baru untuk itu. Misi untuk memperbaiki citra DPR tersebut perlu dilakukan, masih menurut Sekjen PAN tersebut, karena pada masyarakat Indonesia terutama kalangan generasi muda sudah terbentuk apatisme yang tinggi terhadap DPR serta perpolitikan Indonesia.

 

Wajah baru dalam Munaslub Golkar dalam perspektif PARA Syndicate

Sementara itu dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar, PARA Syndicate berpendapat perlu dimunculkan wajah baru terutama dari kalangan muda.

 

Ari Nurcahyo, Direktur Eksekutif PARA Syndicate memberi contoh yang dimaksud dengan wajah-wajah baru dari kalangan muda tersebut bisa Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, Dedi Mulyadi yang saat ini menjabat Bupati Surakarta, atau Nusron Wahid, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

 

Ari Nurcahyo melanjutkan bahwa ke depannya Partai Golkar selayaknya dipimpin oleh tokoh yang bersih, mempunyai semangat pembaruan, serta berintegrasi. Meskipun demikian Ari masih enggan membuka siapa kandidat yang dimaksud dan paling berpotensi untuk menggantikan posisi Setya Novanto.

 

Lebih jauh Direktur Eksekutif PARA Syndicate itu melanjutkan bahwa posisi Airlangga memang kuat ditambah ia telah bertemu dengan Presiden Jokowi. Yang paling penting Munaslub Partai berlambang pohon beringin tersebut kelak harus membawa perubahan ke arah yang lebih positif. Airlangga memang termasuk kategori tokoh TOGEL PELANGI yang mampu membawa pembaruan sekaligus mempunyai posisi politik  yang strategis mengingat jabatannya saat ini sebagai menteri. Tetapi ini juga harus diikuti dengan kader-kader muda di daerah dengan DPD-DPD seperti misalnya Dedi Mulyadi.

 

Sebelumnya berbagai pihak di internal Partai Golkar mendesak diselenggarakannya Munaslub menyusul penahanan Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Gokar, Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dugaan korupsi para proyek pengadaan E KTP (kartu tanda penduduk elektronik).

 

Airlangga calon kuat menurut Polling PARA Syndicate

Berdasarkan hasil polling online yang diselenggarakan oleh PARA Syndicate, Airlangga Hartarto memang dianggap sosok yang paling ideal untuk menempati posisi Setya Novanto sebagai ketua umum Partai Golkar.

 

Dari polling online tersebut sebanyak 36% dari 709 responden memilih Airlangga Hartarto. Pada urutan kedua ada Dedi Mulyadi  yang memperoleh 28% suara atau 565 responden. Kemudian pada posisi ketiga ditempati oleh Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dengan perolehan suara sebanyak 9% atau 176 responden. Berikutnya adalah Syahrul Yasin Limpo yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan dengan perolehan suara 4% atau 71 responden. Terakhir, dengan peroleh suara 3% atau 51 responden adalah Wisnu Suhardono. Lalu bagaimana menurut Anda sendiri? Siapakah yang paling pantas untuk menggantikan posisi Setya Novanto sebagai pimpinan Partai Golkar?

 

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham sendiri berpesan bahwa tampuk kepemimpinan Partai Golkar nantinya harus dipimpin orang muda, sebagaimana yang dikatakan oleh Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo dalam diskusi bertajuk 2019 Paska SetNov: Kontestasi Ketum GOLKAR dan Reposisi Pimpinan DPR di Kantor PARA Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *