Tanpa Andrea Dovizioso, Marc Marquez Resmi Jadi Juara Dunia MotoGP 2017

Seri balapan terakhir MotoGP digelar di Valencia hari Minggu (12/11) kemarin. Dalam penutupan ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu, Marc Marquez akhirnya keluar sebagai juara dunia MotoGP 2017. Kepastian gelar dunia keempat kalinya ini dikunci Marquez ketika balapan menyisakan lima lap, tepat di saat sang rival yakni Andrea Dovizioso mengalami insiden, seperti dilansir CNN Indonesia.

 

Marquez sendiri hanya finisih di posisi ketiga sehingga membuatnya selisih 37 poin dari Dovizioso yang menjadi runner-up klasemen pebalap MotoGP musim 2017. Dalam podium sirkuit Ricardo Tormo ini, Marquez ada di belakang Dani Pedrosa, rekan satu timnya yang jadi juaraValencia dan Johann Zarco dari Tech 3 Yamaha. Nasib sial dialami tim Ducati karena baik Jorge Lorenzo dan Dovizioso harus keluar dari arena usai mengalami kecelakaan. Dovizioso sendiri mengalami insiden di tikungan delapan saat dirinya ada di posisi ketiga.

 

Sang baby alien sempat membuat tim Repsol Honda cemas saat dirinya keluar jalur di tikungan satu saat lap ke-23. Beruntung Marquez mampu lolos dari ancaman gagal menyelesaikan balapan yang bisa saja membuat gelar juara dunia melayang. Berpesta akan gelar juaranya, pebalap berusia 24 tahun itu rupanya masih memikirkan nasib muram Dovizioso.

 

“Saya menyesal Dovizioso gagal finish pada balapan kali ini karena dia adalah lawan yang luar biasa. Dia orang yang luar biasa juga dan saya punya hubungan yang baik dengannya. Saya belajar banyak dari dia, khususnya masalah mental dan cara membawa diri di balapan,” cerita Marquez.

 

Marquez Alami 27 Kecelakaan di Musim 2017

 

MotoGP 2017 menyisakan sebuah statistik menarik yakni sang juara dunia yang mengalami kecelakaan sebanyak 27 kali di sepanjang musim. Hebatnya, Marquez sama sekali tak mengalami luka berarti meskipun beberapa insiden yang dia alami cukup serius. Mampu menutup balapan musim 2017 dengan kondisi sehat, Marquez terakhir kali mengalami kecelakaan saat sesi latihan bebas kedua di MotoGP Valencia akhir pekan lalu.

 

“Saya kecelakaan 27 kali tapi saya belajar sesuatu karena saya pernah kecelakaan mendekati 50 kali. Kecelakaan sebanyak itu memberi saya perasaan tersendiri dengan sepeda motor. Dengan kecelakaan sebanyak 27 kali, anda menyadari banyak hal. Saya pikir hal utama yang membuat saya mampu melakukan penyelamatan karena tensi belapan. Saya terlalu memaksa sepeda motor, tapi di saat bersamaan saya benar-benar sensitif,” cerita Marquez kepada Fox Sports.

 

Dari 27 kecelakaan yang terjadi, dua di antaranya cukup berbahaya yakni saat MotoGP Argentina dan MotoGP Prancis. Marquez bahkan memiliki potensi mengalami insiden di MotoGP Valencia tetapi lewat penyelamatan luar biasa, dirinya mampu melanjutkan balapan togel sydney dan finish di posisi ketiga sekaligus mendapat gelar juara dunia.

 

Samai Rekor Rossi, Marquez Pebalap Spanyol Tersukses

 

Raihan gelar juara dunia keempat ini mencatatkan nama Marquez sebagai pebalap Spanyol tersukses sepanjang sejarah kelas primer  Grand Prix, melewati catatan rekor Lorenzo. Marquez sendiri sudah meraih gelar juara pada sejak 2013 saat masih berumur 20 tahun lalu berlanjut pada 2014, 2016 dan 2017. Marquez kini ada di peringkat delapan sebagai pebalap dengan gelar juara dunia terbanyak sepanjang masa.

 

Dengan usianya yang masih muda, Marquez berpotensi sebagai calon legenda. Dia juga menyamai catatan Valentino Rossi yang mampu meraih empat gelar juara dunia di lima musim perdananya pada kelas MotoGP (500cc).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *