Jelang MotoGP Valencia, Marc Marquez Bakal Tetap Jadi Juara Dunia?

Siapa yang berhak menjadi juara dunia MotoGP2017 akan terjawab pada akhir pekan ini. Bertempat di sirkuit Ricardo Tomo di Valencia, Spanyol hari Minggu (12/11), dua pebalap terbaik yakni Marc Marquez dari tim Repsol Honda dan Andrea Dovizioso dari tim Ducati akan mengusung aksi paling maksimal mereka.

 

Dovizioso harus menjalani misi berat untuk meraih gelar juara dunia pertamanya sejak debut di kelas premier tahun 2008, seperti dilansir Bolasport. Meskipun begitu, sepak terjang pebalap berusia 31 tahun asal Italia cukup luar biasa di musim 2017. Apalagi Dovizioso memulai seri dengan tidak dijadikan unggulan untuk jadi juara dunia. Namun faktanya dari 17 balapan yang berlangsung, Dovizioso sudah meraih enam kemenangan yakni di Italia, Catalunya, Austria, Inggris, Jepang dan Malaysia.

 

Dari enam kemenangannya, Dovizioso pun memilih kemenangannya di sirkuit Mugello Italia adalah yang terindah karena dirinya merupakan orang Italia begitu pula dengan tim Ducati. Meski begitu, Dovizioso juga tak bisa melupakan kemenangannya di sirkuit Red Bull Ring, Australia karena dia mampu mengatasi Marquez di detik-detik terakhir.

 

Setelah meraih kemenangan di sirkuit Sepang, Malaysia pada Minggu (29/10) dua pekan lalu, Dovizioso memang diwajibkan menang di seri terakhir Valencia demi menjaga peluang juara dunia. Poin Dovizioso saat ini tertinggal 21 angka dari Marquez yang masih kokoh di puncak klasemen pebalap MotoGP.

 

Peluang Andrea Dovizioso Yang Cukup Sulit

 

Meski menang di Malaysia, peluang juara dunia bagi Dovizioso memang masihlah sangat sulit. Berbeda dengan Dovizioso yang wajib menang, Marquez bahkan bisa dibilang sudah menjejakkan satu kakinya sebagai juara dunia. Karena pebalap Spanyol berusia 24 tahun itu hanya butuh finish minimal di peringkat 11 saja untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP kali keempat.

 

Dilansir MotoGP.com, misi Dovizioso semakin terasa berat karena Marquez selalu meraih kemenangan di sirkuit yang putarannya melawan arah jarum jam seperti di MotoGP Amerika, Austin, Jerman, Aragon dan Philip Island. Marquez bahkan mengaku sangat senang dengan sirkuit melawan arah jarum jam di Valencia yang kebetulan adalah Spanyol, negara asalnya.

 

Fakta lain yang membuat kemenangan Dovizioso bisa mustahil adalah sejarah mencatat jika Ducati cukup langka bisa menang di Valencia. Bahkan podium tertinggi GP Valencia terakhir kali dipersembahkan oleh Casey Stoner tahun 2008 silam. Pebalap tim OCTO Pramac Racing yakni Danilo Petrucci bahkan menyebut kalau Ducati tak pernah menyukai Valencia. Namun adaptasi motor terhadap ban masih memberikan kemungkinan bagi Dovizioso. Seperti saat di Austria dan Inggris yang membuktikan bahwa karakter sirkuit tidak berpengaruh banyak ke penampilan pebalap.

 

Musim 2018, Andrea Dovizioso Bisa Jadi Juara

 

Kini dengan hanya menyisakan satu seri di musim 2017, Dovizioso tentu harus sudah menentukan akan seperti apa sepak terjangnya togel hongkong di tahun 2018. Marquez memang masih memiliki peluang besar untuk bersinar di tahun depan. Namun mantan pebalap tim Repsol Honda tempat Marquez bernaung yakni Mich Doohan justru memilki pendapat lain.

 

Menurut Doohan, dua pebalap Italia yakni Valentino Rossi dari tim Movistar Yamaha dan Dovizioso yang berpeluang jadi juara dunia 2018. Rossi memang menjalani musim 2017 dengan cukup terjal dan hanya akan bertengger di posisi keempat klasemen pebalap MotoGP, sementara Dovizioso adalah pebalap yang tidak diprediksi di awal 2017 tapi kini justru mampu memberikan persaingan cukup berat bagi Marquez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *