Menunggu Hasil Akhir Kasus Korupsi E-KTP

      No Comments on Menunggu Hasil Akhir Kasus Korupsi E-KTP

Kasus korupsi e ktp ini seperti membuka sebuah bawang merah, semakin dibuka akan semakin banyak lapisan-lapisan yang ditemukan. Sejak kasus ini dibuka ke publik, memang ada banyak sekali pejabat negara yang tersangkut kasus ini. menurut komisi pemberantasan korupsi (KPK), kasus e ktp ini termasuk kasus yang rumit. Seperti sebuah benang kusut  yang sulit di urai. Sebenarnya  KPK sudah lama mengusut kasus ini, tapi baru saat inilah mulai ungkapkan ke publik.

Perjalanan Penuntasan Kasus Korupsi E-KTP

Penuntasan kasus ini seperti pertahap secara satu persatu,. Pertama kali pihak penyedik menetapkan dua tersangka yaitu sugiharto dan irman, mereka adalah mantan pejabat dari kementerian dalam negeri. Pada tanggal 9 maret 2017, berkas dua tersnagka dimasukan ke pengadilan. Dari semua bukti-bukti yang diberikan, penyedikpun berhasil menetapkan tersangka baru lagi. KPk menetapkan Andi Narogong seorang pengusaha rekenan kemendagri sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini dilakukan pada hari kamis 23 maret 2017.

Pada senin 17 Juli 2017, terjadi sebuah berita yang cukup menggembarkan banyak orang. KPK menetapkan  ketua DPT setya novanto sebagai tersangka. Hal ini cukup mengejutkan, melihat selama ini setya novanto selalu berhasil lolos dari semua tuduhan bandar togel sgp ke dirinya. Bahkan pada saat itu sedang terjadi ramainya pansus angket KPL yang dilakukan oleh DPR. Hal ini membuat suasana semakin ramai.

Selang dua hari, KPK pun mengumumkan tersangka baru dari kasus korupsi E-KTp ini. Pada hari rabu 19 Juli 2017 KPK menetapkan MN sebagai tersangka baru. MN (Markus Nari) dia terserat pasal 3 atau pasal 2 ayat 1 undang-undang 31 tahun 1999, yang diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Juncto pasal 55 KUHP. Markus Nari diduga telah menekan miryam S haryani mantan anggota komisi II DPR, yang telah mendapatkan keterangan tidak benar di persidangan. Dia juga diduga telah melakukan korupsi bersama dengan tersangka sugiharto dan irman.

Aliran Dana Kasus Korupsi E- KTP

Ada banyak sekali nama pejabat yang tersangkut kasus aliran dana korupsi E-ktp ini, Dari anggota DPR RI, Badan anggaran DPR RI dan komisi II. Banyak pejabat yang mendapat aliran dana dari kementrian dalam negeri andri agustinus melalui sugiharto dan irman. Banyak sekali nama penting yang tercantum dalam daftar aliran dana. Ada anas urbaningrum, arief wibowo, chaeruman harahao, ganjar pranowo. Agun gunandjar sudarsa, dan masih banyak lainnya. banyak nama-nama tersebut yang membantah telah menerima aliran dana dari uang E-KTP.

Dikabarkan hampir 49% dari jumlah total proyek E-ktp di korupsi. Aliran dana ini mulai terjadi sejak tahun 2010an. Hari ini KPK telah menetapkan vonis pada kedua tersangka sugiharto dan irman yang sudah dijadikan tersangka terlebih dahulu. mereka divonis lima tahun penjara dan tujuh tahun penja oleh majelis hakim. Sugiharti di vonis penjara lima tahun dan denda 400 juta rupiah dan irman divonis tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta. Kerugian negara mencapai Rp 2.3 triliun. Keduanya harus membayar uang ganti, kalau tidak dibayar semua harta bendanya akan disita dan kemudian dilelang.

KPK masih mengusut tuntas kasus ini, karena ada banyak sekali nama yang ikut dalam daftar aliran dana kasus korupsi E-KTP. Masih ada banyak tersangka baru yang akan dipublikasikan. Sehingga semua kerugian negara bisa dibayarkan tuntas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *