Vinales Mampu Mengungguli Rossi

      No Comments on Vinales Mampu Mengungguli Rossi

Walaupun masih tergolong pebalap muda yang minim pengalaman bila dibandingkan dengan sang legenda Valentino Rossi, tetapi aksi Maverick Vinales dianggap mampu berkompetisi dengan  Rossi. Posisi Vinales bahkan sedikit lebih baik dibandingkan The Doctor pada klasemen pebalap musim ini. Berikut adalah ulasannya untuk Anda.

 

Antara Rossi dan Vinales

Gelaran MotoGP 2017 memang merupakan musim pertama Rossi serta Vinales menjadi rekan satu tim pada Movistar Yamaha. Hingga saat ini secara pribadi hubungan antara kedua pebalap tersebut tergolong bagus. Meskipun demikian dalam perburuan gelar juara dunia Vinales dan Rossi tetap menjadi competitor.

 

Kepala teknisi Vinales, Wilco Zeelenberg pun turut menganalisa tentang kompetisi anak didiknya dengan The Doctor pada musim ini. Zeelenberg mengatakan bahwa Rossi dan Vinales mempunyai gaya balapan bandar togel sgp yang berbeda. Ini dikatakannya pada wawancara eksklusif dengan Crash. Secara detail ia mengungkapkan bahwa cara membalap Rossi berbeda dari Vale karena ia sangat kuat.

 

Dengan demikian Rossi untuk mengubah arah motornya ia banyak menggunakan kekuatan tubuh. Vale menggunakan teknik yang berbeda karena perawakannya tinggi dan kurus. Ini semata-mata memang karena perbedaan ukuran tubuh mereka. Banyak orang yang menduga ini karena perbedaan motor mereka, tetapi sesungguhnya ini adalah gaya balap mereka yang berbeda, “ tegas Zeelenberg.

 

Lebih jauh Zeelenberg masih mengomentari anak asuhnya, bahwa Maverick adalah pria yang bugar. Ini terlihat dari kekuatan yang ia tunjukkan pada lima lap terakhir. Ia selalu melihatnya sepanjang akhir pekan ia selalu tampil bagus. Zeelenberg mengatakan bahwa ini mungkin bukan karena latihan tetapi karena bakat bawaan.

 

Vinales memang saat ini bertengger di posisi yang sedikit lebih baik pada klasemen MotoGP 2017. Pebalap muda 22 tahun tersebut mengoleksi 124 poin dan duduk  pada peringkat dua klasemen. Skor tersebut hanya  terpaut 5 angka dari Marc Marquez yang merupakan pebalap Repsol Honda.

 

Peluang Vinales menjadi juara dunia

Hingga saat ini Maverick Vinales sukses mengoleksi 3 kemenangan yang diraihnya pada event MotoGP Qatar,  Prancis, dan Argentina. Sayangnya ia gagal finish pada MotoGP Belanda dan Austin sehingga harus melewatkan 2 balapan tersebut tanpa poin. Ini jugalah yang menjadi penyebab kegagalannya menjad juara paruh musim Moto Gp 2017.

 

Meskipun demikian selisih poin yang diperolehnya dengan pemilik gelar puncak klasemen, Marc Marquez hanya 5 poin. Dengan demikian menjadi juara dunia MotoGP 2017 masih berpeluang direbut oleh pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut. Vinales juga menunjukkan tingkah laku yang cukup baik, ia dinilai bersikap dewasa, bersemangat untuk belajar, serta mau mendengarkan dengan baik.

 

Banyak kejutan

Meskipun para pebalap muda menunjukkan performa yang luar biasa, tetapi bukan berarti sang legenda tertinggal cukup jauh. Rossi memang duduk pada urutan ke empat klasemen, tetapi poin yang dikoleksi oleh atlet berusia 38 tahun tersebut hanya berselisih 10 angka dari Marc Marquez.

 

Pertarungan sengit tersebut juga disebabkan oleh banyaknya kejutan yang terjadi hingga paruh pertama musim. Para legenda MotoGP ternyata tak selalu mampu mendominasi pada setiap ajang balapan. Saat ini para  pebalap tim satelit tampil mengejutkan secara bergantian. Zeelenberg pun berpendapat demikian.

 

Setelah gelaran balapan MotoGP Jerman pada sirkuit Sachsenring berakhir pada 2 juli 2017, para atlet memperoleh waktu cuti selama sekitar 1 bulan. Mereka akan mulai beraksi pada event MotoGP Republik Ceko pada sirkuit  Automotodrom Brno tanggal 6 Agustus 2017 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *