Ducati Belum Puas Dengan Perolehan Awal Musim

Ducati memiliki tim yang kuat. Mereka kerap kali sukses berdiri di podium dengan gagahnya. Seperti Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Pada awal musim ini, dua kebanggaan Ducati itu telah berhasil sekali naik podium. Tapi ternyata, hal tersebut belum dapat memuaskan timnya. Awal musim 2017 ini, dibuka oleh keberhasilan Dovizioso yang finis kedua saat berlaga di Losail, Qatar. Meskipun begitu, teman seperjuangannya, Lorenzo tak berjalan mulus, bahkan dia hanya finish ke sebelas.

 

Ducati Belum Beruntung

Ternyata keberuntungan belum berpihak pada Ducati, karena pada seri keduanya. Dua pembalapnya memberikan kekecewaan, bukan hanya tak sanggup menggotong piala, tapi bahkan gagal menyelesaikan balapan. Pada saat di Circuit de Americas, Austin. Lorenzo hanya ada di finish Sembilan, sedangkan Dovizioso berada di urutan enam. Perolehan nilai tersebut, harus diterima oleh Ducati.

 

Saat laga MotoGP Austin, hari senin 24 April 2017 dinihari WIB, ternyata Lorenzo yang kurang beruntung di seri pertama, juga tak dapat membalik keadaan . karena rider Ducati itu hanya finish ke 11 di Qatar. Tak hanya itu saja, tapi dia juga gagal finish karena jatuh saat berlomba di Argentina. Kemudian Lorenzo start dari posisi enam, nampak dia cukup menjanjikan poker88 karena sebagian besar masih balapan di posisi tujuh. Tapi pil pahit, perlu ditelannya lagi, karena masuk beberapa putaran terakhir dari 21 lap, Lorenzo didekati Lannone.

 

Putaran ke 19, Lannone yang berlabel Suzuki sudah sukses melewati Lorenzo. Di putaran selanjutnya, pembalap berusia 29 tahun itu dilewati lagi oleh Danilo Petrucci dengan bendera Pramac. Menurut Lorenzo, peristiwa tersebut terjadi karena ban depannya mengalami degradasi daya cengkeram yang berlebihan akibat adanya pengelupasan, sehingga membuatnya harus mengurangi laju. Walaupun demikian, menurut Lorenzo, kejadian pengelupasan ban tidak selalu terjadi pada tiap sirkuit, melainkan hanya di tempat tertentu saja.

 

“Saya rasa sampai saya mengalami masalah pada ban depan, saya sempat semakin dekat dengan Dovizioso. Posisi saya tanpa banyak pengelupasan ban adalah di posisi tujuh, yaitu tepat berada di belakang Dovizioso”, ungkap Lorenzo, yang menyebut teman satu timnya, yang berhasil finish ke enam.

 

Manajer Umum Ducati Belum Puas Dengan Hasil Timnya

Meskipun begitu, laga belum usai, saat perlombaan berlangsung di Jerez, Lorenzo yang tak dapat menyumbang kemenangan pada sesi sebelumnya, kini sukses menuntaskan lomba, bahkan naik ke podium ke tiga. Ditambah lagi ternyata Dovizioso juga mengekor dan finish dua strip di belakang Lorenzo, untuk membawa tim Italia bertengger di peringkat ketiga klasemen tim, dan menempatkan pabrikannya berada di bawah Yamaha dan Honda.

 

Manajer umum Ducati Gigi Dall’Igna yang telah dilansir GPOne mengatakan, “Saya jujur dan akan mengatakan kalau saya akan gila karena mengharapkan hasil ini di empat seri pertama. Saya mengharapkan hasil yang lebih dan saya tidak gembira”. “Lorenzo dan Dovizioso merupakan pembalap yang sensitive, mereka mempunyai ide tentang apa yang mereka perlukan, agar menjadi lebih cepat. Informasi dari mereka, cukup vital untuk perkembangan”.

 

Pada tanggal 21 Mei nanti, seri kelima akan dilangsungkan di Prancis, Sirkuit Le Mans. Seperti yang diketahui dalam lima tahun terakhir, hasil yang Ducati raih memang tidak memuaskan. Hal itu karena, tim itu hanya dua kali naik podium. Tahun 2012 silam, Valentino Rossi finish kedua dan Dovizioso mengisi podium ke tiga di tahun 2015. Sedangkan tahun lalu, Ducati tercatat gagal, karena Andrea Lannone dan Dovizioso retired.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *